STT Sriwijaya Selenggarakan Workshop “Natural Poultry Farming” untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Jemaat

Sekolah Tinggi Teologi Sriwijaya mengadakan workshop bertajuk “Natural Poultry Farming: Membangun Pemberdayaan Ekonomi Jemaat melalui Sistem Peternakan Unggas Alami yang Mandiri, Etis, dan Berkelanjutan” pada tanggal 18–20 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya STT Sriwijaya dalam mengembangkan pelayanan yang tidak hanya berfokus pada aspek rohani, tetapi juga pada pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat.

Workshop ini menghadirkan Rev. Kang Dong Jin sebagai pembicara utama. Peserta yang mengikuti kegiatan berasal dari berbagai gereja mitra STT Sriwijaya, serta melibatkan mahasiswa, staf, dan dosen-dosen STT Sriwijaya yang turut antusias mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang ini menciptakan suasana belajar yang aktif dan penuh semangat kolaborasi.

Selama tiga hari pelaksanaan, Rev. Kang Dong Jin menjelaskan secara rinci berbagai aspek penting dalam sistem peternakan unggas alami. Materi yang disampaikan mencakup teknik pembibitan, pengelolaan pakan alami, pembuatan dan pengaturan kandang, hingga pola pemeliharaan unggas yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan. Para peserta juga memperoleh wawasan praktis mengenai bagaimana sistem peternakan dapat dijalankan dengan tetap memperhatikan prinsip etika dan keberlanjutan lingkungan. Selain menyampaikan materi teknis, Rev. Kang Dong Jin turut membagikan kesaksian pelayanannya dalam memperkenalkan usaha peternakan ayam alami di berbagai negara. Ia menjelaskan bahwa pendekatan ini telah menjadi sarana pemberdayaan ekonomi bagi banyak komunitas dan gereja, sekaligus menghadirkan dampak positif bagi kehidupan masyarakat setempat.

Workshop berlangsung secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, dan berbagai sharing pengalaman dari peserta. Banyak peserta mengungkapkan harapan agar pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan di lingkungan gereja, keluarga, maupun komunitas sebagai bentuk pelayanan yang nyata dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, STT Sriwijaya kembali menegaskan komitmennya untuk membangun pendidikan teologi yang holistik, yakni pendidikan yang mampu mengintegrasikan iman, pelayanan, dan pemberdayaan ekonomi demi kesejahteraan jemaat dan masyarakat luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *