Membangun Spiritualitas yang Tahan Uji: Wisuda Bersejarah STT Sriwijaya Mengutus Generasi Pelayan yang Siap Menjawab Tantangan Zaman

Banyuasin, 27 Juni 2026

Dengan penuh rasa syukur kepada Tuhan Yesus Kristus, Sekolah Tinggi Teologi Sriwijaya menyelenggarakan Wisuda pada 27 Juni 2026, sebuah momentum iman yang menandai kesetiaan Allah dalam mempersiapkan para pelayan-Nya bagi gereja dan bangsa. Mengusung tema “Spiritualitas yang Tahan Uji di Tengah Krisis Mental dan Eksistensial” berdasarkan 1 Raja-raja 19:1–8, wisuda tahun ini mengingatkan bahwa panggilan pelayanan tidak terlepas dari pergumulan hidup, namun Allah tetap hadir untuk menguatkan, memulihkan, dan mengutus umat-Nya sebagaimana Ia memulihkan Nabi Elia. Dalam kesempatan yang penuh makna ini, orasi ilmiah disampaikan oleh Dr. Weldemina Yudit Tiwery, S.Si., M.Hum., D.Th., Kasubdit Pendidikan Kristen Dirjen Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia, yang mengajak para lulusan membangun spiritualitas yang kokoh, tangguh menghadapi krisis mental dan eksistensial, serta tetap setia menjalankan panggilan Kristus di tengah dinamika dunia yang terus berubah.

Wisuda ini juga menjadi catatan bersejarah bagi STT Sriwijaya dengan meluluskan Wisudawan Program Studi Teologi ke-17, Program Studi Pendidikan Agama Kristen ke-8, dan Wisuda Perdana Program Studi Magister Teologi. Setiap lulusan diutus bukan sekadar membawa gelar akademik, melainkan menjadi saksi Kristus yang menghadirkan pengharapan, kebenaran, dan kasih Allah di tengah masyarakat. STT Sriwijaya meyakini bahwa pendidikan teologi sejati melahirkan pemimpin yang berakar kuat dalam firman Tuhan, memiliki integritas yang teruji, serta sanggup menjawab kebutuhan zaman dengan hikmat dan belas kasih. Kiranya setiap alumni melangkah dengan iman yang teguh, menjadi garam dan terang dunia, serta setia menggenapi Amanat Agung hingga nama Tuhan Yesus Kristus semakin dimuliakan di seluruh bumi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *