
Sekolah Tinggi Teologi (STT) Sriwijaya kembali membuka ruang pembelajaran dan pengembangan diri bagi sivitas akademika melalui pelaksanaan Seminar Theological Education by Extension (TEE) yang dilaksanakan secara daring (online) selama tiga hari. Kegiatan ini menghadirkan fasilitator TEE dari Korea Selatan dan diikuti oleh Dosen, Tenaga Kependidikan, serta mahasiswa tingkat IV STT Sriwijaya. Meskipun dilaksanakan secara daring, kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan partisipasi aktif dari para peserta. Melalui ruang pertemuan secara online, peserta mengikuti setiap sesi pembelajaran, berdiskusi, bertukar pengalaman, serta merefleksikan berbagai hal yang berkaitan dengan pendidikan dan pelayanan teologi.



Kehadiran fasilitator TEE dari Korea Selatan memberikan pengalaman pembelajaran yang berbeda bagi peserta. Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan melalui pengalaman dan pemahaman pendidikan teologi dari konteks yang berbeda. Interaksi antara fasilitator dan peserta juga memberikan ruang bagi terjadinya pertukaran pengetahuan dan pengalaman yang dapat memperkaya proses pembelajaran di STT Sriwijaya.


Selama tiga hari, peserta mengikuti rangkaian materi dan kegiatan yang disusun untuk mendorong keterlibatan aktif. Dosen dan Tenaga Kependidikan memperoleh kesempatan untuk memperkaya wawasan serta mengembangkan kapasitas dalam mendukung proses pendidikan, sementara mahasiswa tingkat IV mendapatkan pengalaman pembelajaran yang dapat menjadi bekal dalam mempersiapkan diri memasuki dunia pelayanan dan kehidupan bermasyarakat. Seminar ini juga menjadi salah satu bentuk pemanfaatan teknologi dalam mendukung proses pendidikan teologi. Pelaksanaan secara online memungkinkan STT Sriwijaya untuk menghadirkan fasilitator dari luar negeri tanpa dibatasi oleh jarak dan tempat. Dengan demikian, teknologi menjadi sarana yang mendukung terjadinya pembelajaran, interaksi, dan pertukaran pengalaman lintas negara.
Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan mereka selama kegiatan berlangsung. Meskipun tidak bertemu secara langsung, suasana pembelajaran tetap dibangun melalui interaksi, diskusi, dan keterlibatan peserta dalam setiap sesi. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang bermakna tetap dapat berlangsung melalui ruang digital ketika didukung oleh kesiapan dan partisipasi seluruh peserta.

Sebagai bentuk apresiasi sekaligus pengakuan atas keikutsertaan dalam rangkaian kegiatan, setiap peserta menerima sertifikat pada akhir seminar. Sertifikat tersebut menjadi bukti keikutsertaan peserta dalam Seminar TEE yang diselenggarakan selama tiga hari oleh STT Sriwijaya.
Melalui kegiatan ini, STT Sriwijaya berharap semangat untuk terus belajar, bertumbuh, dan mengembangkan kapasitas dapat semakin ditanamkan dalam diri seluruh sivitas akademika. Seminar TEE ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi penguatan pendidikan teologi serta mempersiapkan mahasiswa dan tenaga pendidik untuk semakin siap menjalankan tugas dan pelayanan di tengah gereja dan masyarakat.
Pelaksanaan Seminar TEE secara online selama tiga hari tersebut menjadi pengalaman berharga bagi seluruh peserta. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya wawasan dalam bidang pendidikan teologi, tetapi juga membuka ruang bagi STT Sriwijaya untuk terus membangun hubungan dan kerja sama dalam bidang pendidikan teologi dengan mitra dari Korea Selatan.
