Kepedulian Sosial Sebagai Identitas Mutlak (Eksegese Sosiologi Terhadap Teks I Tesalonika 4:9-12)
Main Article Content
Abstract
Abstract: Social care is a real action of each individual or group. Every human being has the freedom to act and behave. One form of human social freedom can do good and bad and even make mistakes. Such a context can be found in the Thessalonian Christian community which has an absolute identity. In the midst of the manifestation of this identity, this community is in a hedonic, individualist tendency, namely fornication which is contrary to their absolute identity. Paul uses the media of letters to praise but at the same time advise them of their existence. In this regard, the writer uses qualitative research methodology, literature study method using sociology exegesis and absolute identity theory used in exegesis, the result is that social care as an absolute identity that is inherent in the individual and Christian community is a special feature.
Abstrak: Kepedulian sosial adalah suatu tindakan nyata dari setiap individu maupun kelompok. Setiap manusia memiliki kebebasan untuk bertindak dan berperilaku. Salah satu bentuk kebebasan sosial manusia dapat melakukan kebaikan dan ketidakbaikan bahkan kesalahan. Konteks demikian dapat dijumpai pada komunitas Kristen Tesalonika yang memiliki identitas mutlak. Di tengah perwujudan identitas itu, komunitas ini berada dalam kecenderungan hedonis, individualis yaitu percabulan yang bertentangan dengan identitas mutlak mereka. Paulus menggunakan media surat untuk memuji tetapi sekaligus menasihatkan mereka akan eksisitensi yang dimiliki. Terhadap hal ini penulis menggunakan metodologi penelitian kualitatif, metode studi pustaka dengan menggunakan eksekese sosiologi dan teori identitas mutlak digunakan dalam eksegese, hasilnya bahwa kepedulian sosial sebagai identitas mutlak yang inherent pada individu dan komunitas Kristen menjadi ciri khusus.
Article Details
References
Airhart, A. E. (1969). Beacon Bible Commentary Vol.IX. Hill Press.
Alo, L. (2007). Makna Budaya Dalam Komunikasi Antar Budaya. Pelangi Angkasa.
Berger, P. L., & Thomas, L. (1990). Tafsir Sosial atas Kenyataan, Risalah Tentang Sosiologi Pengetahuan. LP3ES.
Bruce, F. F. (1982). World Biblical Commentary 1 & 2 Thessalonians. World Books Publisher.
Fretes, P. de, & Pardede, Z. (2020). Pengaruh Pemahaman Hidup Kudus Menurut 1 Tesalonika 4:1-8 Terhadap Perilaku Seksual Pemuda Remaja Di GPDI Wilayah Sentani Timur Tengah. Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani, 4(1).
Irawati, E. (2020). Kekudusan Hidup Menurut 1 Tesalonika 4:1-8 Relevansinya Terhadap Pemahaman Pemuda Di GKAI Sunter. Jurnal Teologi Biblika, 5(1).
Nicolas, A., & Dkk. (2010). Kamus Sosiologi. Pustaka Belajar.
Samuel B. Hakh. (2010). Pengantar Penjanjian Baru. Bina Media Informasi.
W.J.S, P. (1980). Kamus Umum Bahasa Indonesia. Balai Pustaka Jakarta.
Zaedun, S. A. (2021). Meningkatkan Kepedulian Sosial Antar Siswa Kelas XI IPS 1 SMAN 1 Karangrayung Melalui Layanan Informasi. Jurnal FKIP Universitas Muria Kudus, 2(3).